Balikpapan – Kegiatan latihan pencak silat usia dini untuk kelompok U-10 hingga U-12 di MI SCM Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, berjalan semakin aktif dan terarah. Program ini menjadi langkah awal dalam mengenalkan seni bela diri pencak silat kepada para siswa sejak usia sekolah dasar.


Latihan tersebut dibimbing oleh Coach Munir S.Pd, seorang pelatih sekaligus anggota pesilat Pagar Nusa yang berasal dari Kecamatan Kampak Trenggalek. Kehadirannya memberikan dorongan baru bagi para siswa karena Coach Munir dikenal disiplin, ramah, dan memiliki teknik dasar pencak silat yang kuat.


Coach Munir S.Pd menegaskan bahwa pengenalan pencak silat di usia dini bukan hanya soal gerakan bela diri, tetapi juga pembentukan karakter.


“Anak-anak usia 10–12 tahun ini masih dalam tahap dasar. Fokus kami bukan pada tanding, tetapi pada penguatan teknik, kedisiplinan, sopan santun, serta menanamkan nilai-nilai pencak silat Pagar Nusa,” jelasnya.


Para siswa MI SCM Balikpapan Selatan terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi latihan. Mereka belajar dari jurus dasar, sikap pasang, langkah, hingga pemahaman etika pesilat.


Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai mampu meningkatkan percaya diri siswa, melatih ketangkasan fisik, sekaligus memperkenalkan budaya bela diri asli Indonesia.


Latihan pencak silat ini diharapkan dapat menjadi pondasi awal sebelum para siswa melangkah ke jenjang latihan berikutnya dan semakin mencintai seni bela diri Pagar Nusa.



#pagarnusaindonesia

#pencaksilat

#nahdlatululama

#pesilatbalikpapan

#kampaktrenggalek

#duniasilat