Pagarnusakampak.com – Kegiatan Megengan Agung dan temu kangen yang digelar oleh Pagar Nusa Kecamatan Kampak berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat di Musola Baitussalam, Banjarsari, Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak. Meski bersifat dadakan dan sebelumnya tidak tercantum dalam jadwal resmi kegiatan organisasi, acara ini tetap sukses terselenggara berkat kekompakan dan semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus dan anggota.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kyai Muyanto dan Kyai Yasiron. Rangkaian acara diawali dengan istighosah singkat yang dipimpin langsung oleh Kyai Yasiron, menciptakan suasana religius dan penuh kekhusyukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menyambut momentum megengan.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiyah menyambut bulan suci Ramadan yang disampaikan oleh Kyai Muyanto. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh anggota Pagar Nusa untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menyongsong bulan penuh berkah. Ia menekankan pentingnya memperkuat ibadah, menjaga akhlak, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai wujud implementasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dalam kehidupan sehari-hari.
Turut hadir seluruh pengurus Pagar Nusa Kecamatan Kampak, di antaranya Ketua Nur Rohman, Amd. Kep., yang didampingi Wakil Ketua Joko Dwi Sriyono. Dalam sambutannya, Nur Rohman menegaskan pentingnya menjaga semangat organisasi sebagai bagian dari badan otonom Nahdlatul Ulama. Ia mengajak seluruh kader untuk terus solid, kompak, dan istiqomah dalam menjaga marwah organisasi.
“Kita sebagai banom NU harus selalu solid dan saling menguatkan. Kebersamaan inilah yang menjadi pondasi utama dalam mengembangkan organisasi,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Arbain Nawawi selaku Pembina Pagar Nusa Kampak juga memberikan literasi dan wawasan mengenai perkembangan Pagar Nusa di luar negeri, khususnya di Taiwan. Ia menyampaikan bahwa eksistensi Pagar Nusa di kancah internasional menunjukkan bahwa organisasi ini terus berkembang dan diterima oleh masyarakat global.
Selain itu, Arbain juga menekankan pentingnya memahami serta memanfaatkan percepatan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, AI dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat apabila digunakan secara bijak, namun juga dapat membawa dampak negatif jika disalahgunakan.
“AI bisa digunakan untuk kebaikan, tetapi juga bisa digunakan untuk hal yang buruk. Maka dari itu, jika ada ajakan-ajakan yang tidak jelas atau mengarah pada hal negatif, teman-teman Pagar Nusa harus mengedepankan tabayun,” pesannya.
Kegiatan Megengan Agung dan temu kangen ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai ke-NU-an dan kepagarnusaan, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh kesiapan dan kebersamaan.
#pagarnusakampak
#megenganagung
#psnupagarnusa
